友情链接: 澳门威尼斯人网址 新葡京娱乐场 澳门威尼斯娱乐 澳门线上威尼斯人 葡京娱乐 澳门威尼斯平台 威尼斯人线上娱乐 网页百家乐 澳门威尼斯导航 澳门线上威尼斯人开户 pt老虎机 澳门威尼斯手机游戏 澳门威尼斯人手机版注册 永利官方网站 澳门威尼斯赌场官方网站 澳门威尼斯人网址 大发888游戏平台 澳门威尼斯娱乐 澳门金沙网址 银河网址 澳门威尼斯人注册 新葡京网 澳门威尼斯网站 澳门威尼斯人导航 葡京游戏 澳门威尼斯赌城 澳门威尼斯人手机游戏 百家乐网 威尼斯线上娱乐 澳门在线威尼斯人开户 真人老虎机 澳门威尼斯娱乐场官网 威尼斯人线路导航 永利开户 澳门威尼斯娱乐游戏 澳门威尼斯人注册 dafa888娱乐 澳门威尼斯网站 澳门金沙网 澳门银河娱乐网站 大香蕉 伊人在线大香蕉 大香蕉手机电影 大香蕉电影网< 大香蕉官方网站 狠狠撸大香蕉
Teh Yanne: Pelaku IKM Harus Saling Bantu Hadapi MEA | Dekranasda Kota Bogor Wilujeung Sumping di Website Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kota Bogor
Dekranasda Kota Bogor

Teh Yanne: Pelaku IKM Harus Saling Bantu Hadapi MEA

Saat hadir pada perayaan Satu Windu Batik Bogor Tradisiku di Galery Batik Bogor Tradisiku, Jl.Jalak, Tanah Sareal pada Rabu (13/1); Ketua Dekranasda Kota Bogor Yanne Bima Arya menyampaikan ajakannnya kepada pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) yang telah maju seperti Batik Bogor Tradisiku untuk membantu pelaku IKM lainnya.

“Jagalah kekompakan dengan sesama pelaku IKM. Jangan lupa untuk membimbing para pelaku IKM lain dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Teruslah berinovasi dan berkreasi serta tingkatkan kualitas agar dapat bersaing baik tingkat regional nasional dan internasional,” cetus Yanne.

Menurut Yanne, apa yang sudah diraih Batik Bogor Tradisiku merupakan suatu proses yang tidak sebentar dan tidak mudah. “Semua ini merupakan anugerah yang diawali dengan usaha tanpa kenal lelah yang pada akhirnya memberikan hasil saat ini dapat dinikmati,” lanjut Yanne.

Pada awal berdirinya, menurut pendiri sekaligus owner batik Bogor Tradisiku, Siswaya mengatakan IKM miliknya telah bekerja sama dengan pelaku IKM lain. “Saat ini sudah ada 10 binaan yang telah berdiri sendiri atau follower batik Bogor Tradisikku yang tersebar di Kota Bogor. Di usia sewindu ini, saya berharap akan muncul dan berkembang batik-batik lain di Kota Bogor yang menjadi kebanggan bagi warga Kota Bogor itu sendiri maupun masyarkat luas, wisatawan nasional maupun wisata internasional,” jelas Siswaya.

Siswaya juga mengungkapkan, selama ini jika orang-orang berkunjung ke Kota Bogor yang disambanginya adalah Kebun Raya Bogor, Istana Presiden, dan Tas Tajur. “Saya memiliki misi menjadikan Batik Bogor Tradisiku sebagai salah satu sentra tradisi batik yang menjadi salah satu destinasi ketika mengunjungi Kota Bogor. Selain itu juga, saya berharap generasi muda Kota Bogor dapat mempelajari dan membantu untuk terus mengembangi Batik Bogor Tradisiku sehingga dapat meneruskan tongkat estafet dari kami,” tukas Siswaya.

Siswaya juga menerangkan pilihan warna ungu sebagai warna khas Batik Bogor Tradisiku merupakan warna kesukaan dari salah satu Permaisuri Prabu Siliwangi. “Pemilihan warna khas ini sudah kami dikusikan dengan para tokoh adat dan seniman yang ada di Kota Bogor,” tutupnya.(rahmat)ARW

One response to “Teh Yanne: Pelaku IKM Harus Saling Bantu Hadapi MEA”

  1. Dewi ratnawaty says:

    Salut buat teh yane dan kang bima,sekedar info nih,di bogor seniman lukis begitu banyak dan blm lgi yg blm memasarkan diri atau perorangan bukan komunitas,sketcher ,apalagi cutteristic yg mengandalkan kreatifitas pencil,pisau cutter ,lem dan karton secara manual pure handmade,salahsatunya sdr ronny seorang pedagang es,minuman didepan kampus unpak,dia seorang yg mmpu melukis dan mengkreasi lukisan dengan memotong mnggunakan cutter kemudian menempelkan pada karton dasar,salah satu karya nya pernah dititipkan ke paguyuban bogor yaitu foto kang bima. .tolong dibantu stimulasi ya teh,trmaksih dan makin jaya dekranasda bogor dimata dunia!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

essay writing service
essay help