Selamat Datang di Website Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kota Bogor
image28

Dekranasda Bogor Rencanakan Kampung Batik

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR–Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Bogor merencanakan pembentukan sejumlah kampung tematik di seluruh Kota Bogor, salah satunya adalah kampung batik. Hal ini dimaksudkan untuk melestarikan tradisi batik di kota hujan tersebut.

“Masih dalam proses penjajakan, nantinya akan ada kampung batik dan sejumlah kampung tematik lain,” ungkap Ketua Dekranasda Kota Bogor Yane Ardian Bima Arya di Taman Siliwangi Batik Bogor Tradisiku, Jumat (2/10).

Ia menginformasikan, gagasan pembentukan sejumlah kampung tematik tersebut dilakukan guna melestarikan budaya serta memberdaya kan potensi kerajinan di Kota Bogor. Dekranasda yang membina sekitar 120 perajin, merencanakan adanya Kampung Batik, Kampung Kujang, Kampung Perajin Boneka, dan Kampung Cibori (kain khas Bogor).

Pihaknya belum menentukan lokasi pembentukan kampung tersebut. Saat ini, tahap penjajakan sedang dilakukan guna menyesuaikan rencana itu dengan karakter masyarakat. Pihaknya sedang mencari lokasi yang tepat untuk kampung ini.

Jika masyarakat dalam satu kampung bersepakat untuk menjadi kam pung batik, pihaknya akan mener junkan pembatik untuk melatih. Lebih lanjut, disampaikan Yane, dalam kampung batik minimal terdapat 20 rumah yang mengerjakan proses membatik dari hulu hingga ke hilir. Diharapkan, masyarakat nan tinya bisa mandiri usai pembinaan dan realisasi program tersebut.

“Tiap rumah bukan mencanting atau menggambar saja, tetapi bisa mandiri mengerjakan proses membatik dari awal sampai akhir,” katanya.

Pelopor batik khas di Kota Bogor, Batik Bogor Tradisiku (BBT), menggelar peresmian Taman Siliwangi di wilayah gedung galeri BBT, Jalan Jalak No 2, Kota Bogor. Taman tersebut diperuntukkan bagi segenap warga dan komunitas Kota Bogor untuk menggelar kegiatan kebudayaan secara gratis. “Bisa menggelar diskusi budaya, workshop, gathering, atau sekadar kumpul-kumpul dengan komunitas,” ungkap pemilik BBT, Lisha Luthfiana Fajri.

Dalam momentum peringatan Hari Batik Nasional tersebut, BBT juga meluncurkan buku berjudul Batik Bogor: Mengenal Arti Keindah an Motif Ragam Hias Kain Btik Bogor. Motif batik tidak hanya gam bar yang memiliki nilai seni, tetapi juga punya cerita dan filosofi yang mendalam.

Batik Kota Bogor memiliki sejumlah motif unik, seperti Istana Bogor, kebun raya, ki jang pasundan, rereng kujang, dan kem bang sempur. Ia berharap, peluncuran buku pada peringatan Hari Batik Nasional kali keenam sejak pengukuhan 2 Oktober 2009 oleh UNESCO itu bisa terus mendorong pelestarian batik di Kota Bogor.

Menurutnya, batik adalah cermin identitas suatu daerah. Sebab, motif dalam sehelai kain batik menunjukkan potensi daerah tertentu. Mengenakan batik adalah wujud rasa cinta dan penghormatan terhadap produk budaya bangsa. Ia berharap, generasi muda selalu bangga dan menghargai batik. c34, ed: Erdy Nasrul

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

essay writing service
essay help